![]()
PEKALONGAN – Pohon pinus tumbang di Paninggaran, Kabupaten Pekalongan, menimpa sebuah mobil Toyota Avanza dan menghalangi jalur provinsi Paninggaran–Kajen, Rabu (21/10/2026) sore. Peristiwa yang dipicu hujan deras disertai angin kencang itu terjadi di Blok Sijengkol, Desa Domiyang, Kecamatan Paninggaran, sekitar pukul 15.30 WIB.
Pohon Pinus Tumbang di Paninggaran, Timpa Avanza dan Tutup Jalur Paninggaran–Kajen
Personel Polsek Paninggaran bergerak cepat menuju lokasi setelah menerima laporan warga sekitar pukul 15.30 WIB. Polisi bersama anggota TNI, tim SAR Paninggaran, dan warga setempat langsung melakukan evakuasi untuk membersihkan badan jalan sekaligus mengamankan kendaraan yang tertimpa pohon.
Mobil Toyota Avanza tersebut diketahui milik Abu Narso (51), warga Desa Paninggaran. Kendaraan mengalami kerusakan akibat tertimpa pohon pinus, dengan kerugian materi diperkirakan mencapai Rp5 juta. Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut.
Polisi, TNI, dan Tim SAR Evakuasi Pohon Tumbang
Setibanya di lokasi, personel piket Polsek Paninggaran berkoordinasi dengan anggota TNI, tim SAR Paninggaran, serta masyarakat untuk mempercepat proses penanganan. Batang pohon pinus dipotong menjadi beberapa bagian agar lebih mudah disingkirkan dari badan jalan.
Petugas juga membersihkan ranting-ranting yang berserakan dan menghambat jalur kendaraan. Sementara itu, mobil Toyota Avanza yang tertimpa pohon dievakuasi dan dipindahkan ke tepi jalan yang lebih aman.
Langkah tersebut dilakukan untuk memulihkan akses lalu lintas di jalur provinsi penghubung Paninggaran–Kajen, yang menjadi salah satu jalur mobilitas masyarakat di wilayah Kabupaten Pekalongan.
Pohon tumbang di jalur ini menjadi perhatian karena dapat menghambat perjalanan warga, termasuk pengendara yang melintas antara kawasan Paninggaran dan Kajen. Kondisi tersebut juga berpotensi menimbulkan risiko kecelakaan, terutama ketika jarak pandang terbatas akibat hujan deras.
Jalur Paninggaran–Kajen Sempat Terhalang Pohon Tumbang
Pohon pinus tumbang di Paninggaran menjadi perhatian karena lokasi kejadian berada di jalan provinsi yang menghubungkan Kecamatan Paninggaran dengan Kajen, ibu kota Kabupaten Pekalongan. Jalur tersebut menjadi akses penting bagi masyarakat yang melakukan perjalanan untuk bekerja, bersekolah, maupun menjalankan aktivitas ekonomi.
Batang pohon yang melintang di badan jalan berpotensi menghambat perjalanan dan membahayakan pengguna jalan, terutama ketika jarak pandang berkurang akibat hujan deras. Kondisi tersebut membuat penanganan cepat diperlukan agar hambatan tidak berlangsung lebih lama.
Personel Polsek Paninggaran bersama anggota TNI, tim SAR, dan warga setempat melakukan evakuasi secara gotong royong. Batang pohon dipotong menjadi beberapa bagian, sementara ranting yang berserakan disingkirkan dari jalur kendaraan. Mobil Toyota Avanza yang tertimpa pohon juga dipindahkan ke tepi jalan yang lebih aman.
Peristiwa ini menjadi pengingat bagi pengendara yang melintasi kawasan Paninggaran agar memperhatikan kondisi cuaca dan lingkungan di sepanjang perjalanan. Saat hujan disertai angin kencang, pengendara sebaiknya mengurangi kecepatan, menjaga jarak aman, serta menghindari berhenti di bawah pohon besar atau di dekat pohon yang terlihat rapuh.
Masyarakat yang menemukan pohon tumbang atau kondisi jalan yang membahayakan diharapkan segera melaporkannya kepada petugas agar penanganan dapat dilakukan dengan cepat dan risiko kecelakaan bisa diminimalkan.
Kapolsek Paninggaran Imbau Pengendara Waspada
Kapolsek Paninggaran AKP Bambang Tunggono, S.H., M.H., mengatakan kecepatan penanganan sangat penting ketika terjadi pohon tumbang, terlebih jika kejadian berlangsung di jalur utama yang digunakan masyarakat.
“Begitu menerima laporan, personel langsung menuju lokasi dan berkoordinasi dengan TNI, tim SAR, serta warga untuk melakukan evakuasi. Kami berupaya secepat mungkin menyingkirkan pohon yang menghalangi jalan dan mengevakuasi kendaraan yang tertimpa agar arus lalu lintas kembali lancar,” ujarnya.
Ia juga mengingatkan masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan saat melintas di wilayah Paninggaran, khususnya ketika hujan deras disertai angin kencang. Cuaca ekstrem berpotensi menyebabkan pohon tumbang dan membahayakan pengguna jalan.
Penanganan pohon pinus tumbang di Paninggaran dilakukan secara bersama-sama oleh personel kepolisian, anggota TNI, tim SAR, dan warga setempat. Langkah ini dilakukan untuk mempercepat pembersihan jalan dan mengurangi risiko bagi pengguna jalan lainnya.
Kejadian pohon pinus tumbang di Paninggaran juga menjadi pengingat bagi pengendara agar meningkatkan kewaspadaan ketika melintasi jalur pegunungan saat hujan deras disertai angin kencang.
Pengendara diimbau mengurangi kecepatan, menjaga jarak aman, serta memperhatikan kondisi pepohonan di sepanjang jalan. Jika melihat pohon rawan tumbang atau menemukan hambatan yang membahayakan lalu lintas, masyarakat diharapkan segera melaporkannya kepada petugas terkait.
Penanganan bersama oleh kepolisian, TNI, tim SAR, dan warga menjadi bagian penting dalam mengurangi risiko kecelakaan serta menjaga kelancaran akses transportasi masyarakat di wilayah Paninggaran dan sekitarnya.
Sumber: Humas Polres Pekalongan

